20 April 2017 : Tokyo DisneySea

Posted in: Japan

Pagi ini kami bangun dengan sangat bersemangat….yeahhhh kami sudah di Tokyo….uda bisa bobok cantik di tempat tidur, sangat menyenangkan sekali. Hari kedua di Tokyo, kami memutuskan untuk  ke Disneysea.

Di Tokyo sendiri, ada Disneyland dan Disneysea, tapi kami lebih memilih untuk berkunjung ke Disneysea. Kenapa? Karena Disneysea hanya ada satu di dunia, yaitu di Jepang saja. Sedangkan Disneyland itu ada beberapa negara seperti Amerika Serikat, Perancis, Hongkong, Shanghai. Selain itu, kami juga sudah pernah main-main ke Hongkong Disneyland dan kata orang-orang, Disneyland hampir mirip-mirip kok di seluruh dunia. 

Main Gate DisneySea

 

Tiket DisneySea kami sudah beli dari Indonesia, tepatnya di salah satu travel di Jakarta seharga ยฅ7400 / orang dan bisa digunakan untuk 1 hari.
Dari apartemen kami di Shinjuku, kami harus menaiki kereta ke Maihama Station, namun sebelumnya harus transit di Tokyo Station. Maihama Station sendiri merupakan gate dari Tokyo Disney Resort yang menyambungkan Tokyo Disneyland, Tokyo Disneysea, dan area perhotelan disekitarnya. Untuk menuju Tokyo Disneysea, kami harus menaiki kereta khusus yang bertemakan Disney dan membayar sekitar ยฅ250, jadi kami menggunakan kartu Suica. 
Diatas kereta Disney

Turun dari kereta DisneySea kami disambut pemandangan menakjubkan yaitu giant globe yang menjadi salah satu landmark dari Tokyo Disneysea.

Giant Globe of Tokyo DisneySea

O iya…pihak DisneySea juga menyediakan brosur informasi berbahasa Indonesia, mungkin karena banyaknya pengunjung dari Indonesia. 

Secara umum, wahana atraksi Disneysea terbagi dalam 7 area atraksi sebagai berikut :

  1. Mediterranean Harbour
  2. American Waterfront
  3. Port Discovery
  4. Lost River Delta
  5. Arabian Coast
  6. Mermaid Lagoon
  7. Mysterious Land

Area pertama dari DisneySea, yaitu Mediterranian Harbour. Kami takjub ngeliatnya karena ada tiruan laut besar banget dan di tengah-tengahnya ada gunung api yang dinamakan Prometheus Volcano. Konon katanya, gunung berapi ini akan meletus dan mengeluarkan bara api pada waktu-waktu tertentu. Kami sempat menyaksikan gunung ini meletus. Saat itu, sudah banyak sekali orang yang duduk di pinggir โ€˜lautโ€™ untuk menunggu salah satu show. Tema bulan April  DisneySea saat itu adalah Disney’s Easter jadi dekorasi bernuansa easter. Tiap bulan temanya berganti. Saat kami tiba beberapa menit kemudian pertunjukan dimulai…keren sekali sebenarnya, tapi karena panas terik matahari jadi kami hanya melihat sebentar saja dari pinggir danau. Pertunjukannya apa saja….nanti masuk ke Channel Youtube saya ya ๐Ÿ™‚

Mediterranian Harbour

Karena matahari cukup terik, kami berlindungnya ke toko – toko souvenir Disney yang selalu ada di tiap sudut, barang – barang yang dijual cukup mahal sih….namanya saja limited edition, alias cuma ada di Disney. Kami berburu topi lucu – lucu dan juga beberapa souvenir seperti tempelan kulkas. 

Japan DisneySea

Makin siang, makin padat orang – orang berdatangan…..padahal ini bukan hari libur. Kami masih belum berpindah dari area Mediterranian Harbour, kami memutuskan untuk masuk melihat – lihat lebih dalam. Banyak sekali area spot foto yang bagus. Setelah puas foto – foto kami berjalan ke wahana selanjutnya, yaitu Disney Sea Electric Railway, wahana ini merupakan kereta gantung yang akan membawa kita menjelajahi TDS. Antriannya cukup panjang, tapi berjalan dengan tertib dan cepat. Selesai menikmati pemandangan TDS dari kereta gantung, kami melanjutkan ke wahana berikutnya. Tapi ternyata ditengah – tengah perjalanan Syenny baru menyadari kehilangan kacamata hitam, dia sudah panik banget….karena memang di cuaca panas begini, sangat dibutuhkan kacamata untuk membantu penglihatan. Jadi kami memutuskan balik wahana railway tadi. Terus terang kami tidak terlalu yakin bisa mendapatkan balik kacamata tersebut, karena melihat padatnya orang – orang yang menaiki railway. 

Info yang kami dapat, kalo di Jepang kehilangan barang, biasanya bisa didapatkan kembali karena orang – orang Jepang terkenal akan kejujurannya. Dan…..ternyata itu benar…..๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ kami menemui penjaga Railway, menjelaskan ciri – ciri kacamata yang kami cari….kemudian penjaga tersebut meninggalkan kami dan masuk kedalam satu ruangan dekat situ dan kembali dengan membawa kacamata Syenny…..wowwwwww amazing God……praise the Lord. Luar biasa karakter orang Jepang ini….satu pembelajaran yang sangat mahal harganya yaitu bisa melihat kejujuran orang Jepang.

Antrian Wahana TDS

        Bagian dalam Mermaid Lagoon

Tidak semua wahana untuk bermain harus antri, kita bisa menggunakan FastPass. Para pengunjung hanya bisa mendapatkan FastPass setiap 1 jam sekali, tetapi tidak semua atraksi bisa menggunakan FastPass. Maka dari itu, sebenarnya tidak ada guide khusus untuk FastPass. Harus pintar-pintar melihat situasi aja.

Perut sudah teriak minta diisi, tapi melihat antrian manusia di setiap tempat makan cukup banyak, jadi kami memutuskan untuk membeli Chicken Leg saja sekedar mengganjal perut. 

Tidak semua wahana kami masuki untuk bermain, jujur saja kami kurang menikmati wahana – wahana yang ada dalam DisneySea ini. Alasannya kenapa ya ? Mungkin karena faktor usia ya….hehehe ๐Ÿ˜€ padahal sebenarnya dari beberapa media yang kami baca TDS memang pas untuk usia dewasa trus alasan lain wahana – wahana dalam area TDS ini tidak terlalu menantang & menarik, cenderung membosankan. Kalo cuma sekedar ingin tahu, ingin spot foto yang bagus, oke sih….sekitar jam 5.30 sore kami memutuskan untuk meninggalkan TDS. See you di postingan Day 4 ya….:-)

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *