Australia Campervan Roadtrip 2019 part 1

Posted in: Australia

Akhirnya…. liburan 2 minggu di negeri yang terkenal akan hewan kangguru telah kami lewati dengan penuh kesan seru dan menjadi momen tak terlupakan…. Kami sangat senang, meskipun dengan rasa lelah yang luar biasa…tapi perasaan sukacita itu masih terasa sampai sekarang …  yeahhh 😀

Sekarang saatnya berbagi oleole AKA. sharing pengalaman selama roadtrip dengan campervan di Australia. Tulisan ini saya bagi menjadi beberapa bagian, agar tidak kepanjangan dan memudahkan teman – teman untuk membaca.

Selama liburan total 12 hari ( 4 – 15 Juni 2019 ), ada 8 hari kami melakukan roadtrip menggunakan campervan yang kami sewa untuk mengunjungi tempat – tempat wisata dari Sydney ke Melbourne melewati Canberra ( Ibukota negara Australia ) ditambah Great Ocean Road ( GOR ), total jarak 2261 km kami tempuh selama 8 hari.

Rute kami dari Sydney menuju Melbourne melewati Canberra plus Great Ocean Road

Sebenarnya cara jalan – jalan dengan menyewa campervan sudah menjadi gaya hidup yang biasa bagi warga Australia maupun New Zealand. Tapi buat kami, orang Indonesia…ini adalah hal yang baru,  yang kami rasa harus dicoba 😀

Menurut pengalaman kami, roadtrip campervan cukup dengan tim yang kecil ( minimal 2 orang, maksimal 6 orang atau bersama keluarga ) guna memudahkan komunikasi, ruang gerak dalam campervan serta sharing biaya dan pastinya teman – teman dalam tim harus sehati, maksudnya adalah bisa saling pengertian / empati untuk setiap permasalahan apapun yang terjadi selama perjalanan.

Tuhan mempertemukan kami dengan caranya yang luar biasa untuk menjadi satu tim dalam perjalanan ini. Saya asalnya Makassar, dipertemukan dengan Sinyung dari Jakarta, Mariati dari Riau dan mba Rina dari Bekasi. Tetapi sebelumnya kami sudah saling mengenal satu dengan yang lain dan pernah trip bersama di area Indonesia, jadi kami sudah cukup mengenal karakter teman – teman dalam tim.   

Thx guyssss…..we are a great team in a great moment 🙂

Keputusan roadtrip menggunakan campervan bukan sekedar keputusan yang kami buat hanya karena mau keren atau gaya ( tapi iya sih hahahaha 😀 LOL ), apalagi kami pergi pada saat Australia memasuki musim dingin ( sekitar Juni – Agustus ) yang memang musimnya berkebalikan dengan negara – negara yang berada di belahan bumi selatan tapi juga dengan beberapa pertimbangan berikut :

1. Australia memiliki fasilitas pendukung lengkap untuk menunjang perjalanan dengan campervan. Misalnya rambu – rambu lalu lintas dan petunjuk jalan yang jelas, bahkan di malam hari jika ada jalan tanpa lampu penerang maka kepolisian Australia memasang rambu mata kucing dengan sangat banyak disepanjang ruas jalan, sehingga memudahkan para pengemudi dalam berkendara ditambah lagi jalan antar kota yang mulus tanpa lubang – lubang.

Ini saat nyetir malam, tapi pandangan terlihat jelas dengan bantuan lampu mobil

Kondisi jalan siang hari, pengemudi wajib menyalakan lampu kendaraan

2. Adanya Caravan Park yaitu tempat parkir sekaligus tempat camping. Caravan park ini ada 2 jenis tergantung fasilitasnya yaitu yang dikelola oleh pemerintah secara gratis maupun swasta yang berbayar ( ini juga tidak murah rate-nya, minimal AUD 25 untuk 2 orang yang Power Site detailnya akan saya jelaskan ya… )

Ini caravan park berbayar di Canberra, namanya EPIC ( Exhibition Park In Canberra )

3. Kami berempat adalah tipe orang yang senang bertualang di alam terbuka, jadi sudah siap untuk berbagi tugas ( masak, cuci piring, dll ) kemudian tidur dengan kasur yang tidak empuk serta mau berbagi kamar mandi dan toilet dengan orang lain alias NO COMPLAINING wkwkwkw 😀

4. SIM A Indonesia diterima oleh kepolisian Australia ( tetapi kami tetap melengkapi dokumen juga dengan membuat SIM Internasional di Jakarta dengan biaya Rp.250.000,- untuk 3 tahun masa berlaku )

5. Siap dengan detail biaya yang akan timbul dari penyewaan dan penggunaan campervan. Antara lain biaya sewa campervan yang tidak tergolong murah, karena tergantung jenis, kapasitas, fasilitas penumpang dan tahun pembuatan, selain itu ada biaya asuransi kendaraan, tol, bahan bakar, tilang ( kalau ada ) serta biaya parkir di beberapa tempat yang juga tidak murah 🙂 contohnya di Sydney Bondi Beach parking rate for winter AUD 7.4 per jam ( kalo dikurs AUD 1 = 10rb jadi sekitar 74 ribu / jam ) mehongggg… 🙁

Salah satu contoh biaya parkir di Australia, cukup menguras kantong 🙁

5. Penguasaan teknologi khususnya Google Maps … ini dia fasilitas teknologi yang memudahkan perjalanan, jadi wajib mengerti penggunaan aplikasi ini ( juga ada beberapa tambahan aplikasi lain yang sebaiknya & wajib diinstal dalam aplikasi di handphone, detail menyusul ya … )

Google maps memudahkan menentukan rute dan tujuan perjalanan

Perbedaan Campervan dan Caravan

Campervan atau sering juga disebut motorhome ( rumah mobil ) merupakan mobil yang telah dimodifikasi interior bagian dalamnya, kemudian dilengkapi dapur, tempat tidur dan kamar mandi ( namun ada juga yang tanpa kamar mandi ) serta fasilitas lain layaknya rumah tinggal.

Campervan atau Motor Home yang kami gunakan berkapasitas 6 penumpang dan berbahan bakar Diesel

Sedangkan caravan tidak menjadi satu dengan mobil, tidak memiliki mesin tersendiri, berbentuk cabin box tetapi punya roda untuk ditarik dengan mobil biasa. Kebanyakan orang Australia menggunakan caravan, karena mereka akan bebas bepergian ketempat wisata dengan mobil pribadi, dengan meninggalkan caravan di area caravan park, kemudian malamnya kembali ke caravan untuk beristirahat.

Caravan punya tetangga di EPIC hihihi 🙂

Baik campervan maupun caravan termasuk jenis RV, kepanjangan dari Recreational Vehicle. Kendaraan yang digunakan untuk rekreasi, sehingga kalau parkir biasanya ditempat parkir kendaraan biasa bukan parkir bus.

Kesimpulannya roadtrip dengan campervan mempunyai plus minus-nya tersendiri, secara singkat seperti ini :

Yang plus / kelebihan dari roadtrip campervan

  • Kapan lagi nyetir campervan di negeri orang heheheh 😀
  • SIM A Indonesia diterima di Australia dan posisi setir sebelah kanan yang persis banget dengan kendaraan Indonesia semakin memudahkan untuk beradaptasi dengan cepat
  • Jalanan di Australia mulus dengan rambu lalu lintas yang jelas dan juga pengendara sangat tertib dalam berlalu lintas
  • Alam Australia sangat indah, sepanjang jalan bagus banget dan kita bebas berhenti ditempat yang diperbolehkan untuk mengambil foto
  • Lokasi caravan park bisa saja berada ditengah hutan dan saat menuju lokasi parkir overnight di malam hari kondisi jalanan gelap gulita membuat sensasi seram seru
  • Bisa ngobrol sambil nyanyi – nyanyi selama perjalanan
  • Makan hemat dengan memasak sendiri dari bahan – bahan yang bisa dibeli di supermarket maupun pasar lokal
  • Lebih mudah menjumpai hewan liar khas Australia yang hidup di alam bebas, seperti kangguru, kelinci, wombat

Yang minus / kekurangan dari roadtrip campervan

  • Teman seperjalanan haruslah sehati, kalau terjadi berantem bisa cepat baikan dan tidak pakai acara ngambek, sehingga membuat mood liburan jadi berantakan
  • Biaya campervan tidak hanya biaya sewa, tetapi ada juga biaya lain – lain yang akan muncul selama perjalanan seperti biaya tol, parkir, bahan bakar
  • Biaya bahan bakar diesel yang digunakan harganya tidak murah dan akan semakin mahal harganya yang dijual di kota – kota kecil karena jarak biaya angkut yang berbeda
  • Adanya pembagian tugas selama perjalanan dan semuanya harus mau menerima dan mengerjakan dengan senang hati, contohnya dalam perjalanan kami ini salah satu tugas saya adalah membuka & menutup gas LPG, selama perjalanan gas LPG harus ditutup dan akan dibuka ketika campervan berhenti untuk memasak. Malasnya adalah saat musim dingin, udara super dingin apalagi kalo pas angin kencang dan hujan, membuka pintu campervan untuk menyalakan maupun menutup LPG menjadi sensasi sendiri yang melelahkan, tapi saya menikmati apa yang menjadi tanggung jawab saya.
  • Ruang gerak dalam campervan sempit sehingga harus ada toleransi dalam pergerakan
  • Selama perjalanan dengan campervan, privacy menjadi sesuatu yang mahal harganya, karena hampir semuanya kita harus berbagi.
  • Toilet dan kamar mandi yang kecil dalam campervan.

So….are you ready road trip with campervan ? 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

If you have any question, feel free to ask me 🙂 I will help you as I can…

Tulisan ini akan saya lanjutkan Australia Campervan Roadtrip 2019 part 2 dengan detail persiapannya…stay tune 🙂

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *