Pengalaman Menginap di hotel kapsul Nine Hours Kyoto

Posted in: Japan

Selama perjalanan kami ke Jepang, kami sudah bercita – cita mencoba menginap di hotel kapsul di Jepang, demi kekinian dan juga karena memang penasaran ๐Ÿ˜€

Kami memutuskan bahwa di Kyoto, kami akan mencoba hotel kapsul karena perjalanan kami di kota itu singkat hanya 2 hari, jadi kami mulai mencari referensi di internet dan pilihan kami jatuh kepada Nine Hours Kyoto – Neo Future Capsule. Banyak referensi di internet yang mengatakan hotel kapsul ini wajib dicoba, so….let’s try ๐Ÿ™‚

Dari sisi harga sebenarnya tidak murah, kami memesan 4 cabin di female room dengan harga ยฅ4109 per orang atau kalau di-rupiahkan menjadi Rp. 493.080,- ( kurs ยฅ1 = Rp.120 ) jadi cukup mahal juga, tapi demi pengalaman, memang ada harga yang harus dibayar. Kami memesan cabin di Nine Hours Kyoto – Neo Future Capsule via aplikasi Agoda.com

Kami tiba di Kyoto malam hari, sebelum mencari lokasi hotel kami, kami mampir dulu untuk makan malam.

Setelah makan malam, kami mulai mengaktifkan google maps untuk mencari lokasi hotel kami. Lokasi hotel sebenarnya tidak sulit dicari, cuma karena informasi yang kurang jelas untuk pintu keluar yang mana, kami agak sedikit bingung. Kalo dari stasiun MRT Shijo St sebaiknya keluar dari Exit 3 itu jarak terdekat dari lokasi hotel, tetapi kami keluarnya di Exit 1 ditambah kami menarik โ€“ narik koper jadi lumayan pegal. Selain itu juga area sekitarnya strategis, karena terdapat pusat perbelanjaan dan juga banyak tempat makan.

Kata pertama yang muncul ketika melihat tampak depan hotel yaitu โ€œwowโ€

Lobby Hotel Nine Hours ( Source : https://matcha-jp.com/id/352 )

Warna putih bersih, desain yang minimalis dan lampu yang terang dari lobi hotel menyambut kedatangan kami. Hal pertama yang kami lakukan harus melepas sepatu dan memasukkan di loker kecil, kemudian mengganti dengan sandal kamar yang sudah disiapkan.

Kami check-in sekitar jam 10 malam, resepsionis sangat ramah dan bisa berbahasa Inggris. Komputer untuk check-in pun hanya menggunakan Ipadโ€ฆsangat simple. Kami masing โ€“ masing diberikan 2 kunci loker : sepatu dan bagasi. Setelah itu kami menuju lift. Disini aturan pemisahan untuk laki โ€“ laki dan perempuan ketat sekali. Mulai dari lift, lounge, shower room dan capsule untuk tidur semua terpisah, sehingga kami traveller perempuan merasa nyaman dan aman pastinya.

Pembagian Lift Pria & Wanita

Kami pun naik ke lantai 4 lewat lift perempuan dan menuju kamar kami. Sekali lagi kata pertama yang muncul ketika melihat lokasi kapsul yaitu โ€œwowโ€ seperti sarang lebah hahaha ๐Ÿ˜€ dengan 2 tingkat. Karena sudah malam, maka lampu kamar diredupkan dan kita harus menjaga ketenangan, karena dalam 1 kamar ada sekitar 20 cabin kapsul. Meskipun ditengah kegelapan, niat foto โ€“ foto tetap sajaโ€ฆ.saking excited melihat sesuatu yang berbeda ๐Ÿ˜€ Ruang kapsul ditentukan sesuai dengan no loker, bisa di atas atau dasar.

Didalam kapsul tersedia selimut dan bantal. Yang seru adalah sleeping mode nya. Jadi kita bisa mengatur lighting dan alarm untuk tidur dan bangun.

Narsis di Capsule Cabin

Setelah puas foto โ€“ foto, kami turun ke lantai 3 untuk mandi. Loker tempat menyimpan koper jadi satu dengan shower jadi memudahkan untuk bongkar koper. Disini peralatan lebih lengkap. Kita mendapat piyama, handuk, sikat gigi dan bath robe. Shampoo, conditioner & sabun tersedia didalam shower room, sangat menyenangkan.

Area kegiatan lantai 3
Shower Room
Ready to sleep

Kesimpulannya…..kalo ke Jepang, hotel kapsul menjadi salah satu alternatif akomodasi yang wajib dicoba, sangat menyenangkan, bersih dan pastinya berkesan ๐Ÿ™‚

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *